Ragam Cara dan Tips

Syarat dan Cara Membuat SKCK

Cara Pembuatan SKCK yang benar polrestasamarinda.com

Saat seseorang akan melamar pekerjaan pertamanya atau mendaftar menjadi Calon Negeri Sipil (CPNS), biasanya di persyaratan tertera harus membuat surat-surat yang nantinya akan dijadikan sebagai syarat pendaftaran administrasi. Salah satu surat yang diminta salah satunya yaitu Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Perusahaan atau Instansi Pemerintah biasanya meminta surat ini untuk dijadikan bukti bahwa pendaftar itu bebas dari tindak kriminal serta orang tersebut memang berperilaku baik.

Akan tetapi, di masyarakat biasanya masih ada saja yang kurang mengerti syarat apa saja yang harus dipenuhi serta cara membuat SKCK ini. Biasanya orang seperti itu yaitu orang yang baru pertama kali mengurusi pembuatan SKCK ini, tentu jika sudah sampai kepolisian dan terlihat bingung maka akan menjadi bahan tertawaan orang-orang yang ada disana lantaran kebingungan dalam mengurus pembuatan SKCK ini.

Di artikel kali ini, kami akan menjelaskan tentang syarat dan cara membuat SKCK agar masyarakat yang belum tau dan paham bisa terbantu masalahnya. Namun bisa jadi cara-cara ini akan berbeda di setiap tempat yang ada di indonesia, sehingga cara-cara ini bersifat umum yang sering biasa dilakukan oleh orang banyak.

Syarat Membuat SKCK

Sebelum memulai membuat SKCK, ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan, antara lain sebagai berikut.

Pembuatan Baru

1. Membawa surat pengantar dari kantor kelurahan sesuai domisili.
2. Membawa fotocopy KTP atau SIM.
3. Membawa Pas foto terbaru ukuran 4×6 berwarna sebanyak 4 lembar.
4. Mengisi formulir daftar riwayat hidup yang telah disediakan oleh petugas.
5. Pengambilan sidik jari.

Perpanjangan SKCK

-membawa SKCK lama yang telah dilegalisir.
-membawa pas foto terbaru.
-membawa ktp.
-mengisi formulir perpanjangan SKCK yang telah disediakan oleh petugas.

Cara Membuat SKCK

polresagam.org

polresagam.org

Adapun cara pembuatan SKCK adalah sebagai berikut.

  1. Anda harus mempersiapkan pas foto ukuran 4×6 berwarna (Jika tanggal lahir genap maka berwarna merah, sedangkan jika tanggal lahir ganjil maka berwarna biru) sebanyak 6 lembar.
  2. Setelah itu lalu buat surat pengantar dari tingkat RT ke Desa, serta dari tingkat Desa untuk menuju kecamatan. Semuanya dibuat dengan maksud permohonan Surat SKCK sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, misal untuk melamar pekerjaan, mendaftar CPNS, pindahan sekolah dan untuk tujuan yang lainnya.
  3. Pada tahap selanjutnya di Kecamatan, maka akan dibuatkan surat rekomendasi untuk pembuatan SKCK, namun copy lah terlebih dahulu surat pengantarnya sebanyak satu lembar. Kemudian kamu akan dimintai pas foto sebanyak 6 lembar, 2 lembar foto dijadikan untuk arsip kecamatan, dan 4 foto lagi untuk dilampirkan pada surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh kecamatan untuk pengurusan SKCK di tingkat polsek.
  4. Saat sampai di tingkat kecamatan dan polsek, kamu harus berhati-hati karena biasanya ada oknum nakal yang meminta pungutan liar, jika kamu sampai diminta pungutan itu, ada baiknya memfoto kejadian itu sebagai bukti bahwa adanya pelanggaran pungutan liar.
  5. Saat sampai di polres daerah tempat tinggalmu, maka datanglah ke bagian surat pembuatan SKCK dengan membawa surat rekomendasi pembuatan SKC dari Kecamatan. Setelah itu maka kamu akan disuruh mengisi formulir biodata yang disediakan oleh petugas. Di formulir itu kamu harus mengisinya sesuai dengan data yang ada di KTP, termasuk data keluarga kamu juga. Jika sudah selesai mengisi formuirnya, kamu akan diberi sebuah lembaran berwarna putih yang berisi baris titik-titik yang harus di isi oleh identitas kamu lembaran putih itu yakni form rumus sidik jari.
  6. Setelah mengisi formulir maka kamu akan dimintai persyaratan berupa foto copy KTP, foto copy kartu keluarga sebanyak 3 lembar, serta pas foto ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar.
  7. Tahap selanjutnya yaitu tahapan rekam sidik jari yang dilakukan oleh petugas kepolisian dengan cara menempelkan kesepuluh jari kamu ke alat sidik jari. Kemudian mencetak sidik jari kamu satu persatu, mulai dari telunjuk sampai kelingking, dan terakhir jempol. Penempelan sidik jari ini bisa dari tangan kanan ke kiri atau juga sebaliknya.
  8. Setelah semuanya menempel. maka selanjutnya petugas akan mengamati dengan seksama sidik jari kamu, kemudian mereka akan mencetak hasilnya pada form dengan kode tertentu di area rumus sidik jari kamu. Perlu diingatkan kembali, berhati-hatilah di tahapan ini, karena seringkali petugas yang tak bertanggung jawab suka meminta pungutan liar.
  9. Jika teleah slesai, kamu bisa menyerahkan hasilnya ke petugas pemberi fotm untuk kemudian bida dicetakkan SKCK kamu. Baru pada tahap ini, kamu akan dimintai biaya administrasi sebesar Rp10.000,- sesuai undang-undang yang berlaku.

    Biaya Administrasi Pembuatan SKCK

    donaafriadi.com

  10. Sekiranya jika perlu dilegalisir, maka kamu harus meng=copy SKCK nya terlebih dahulu sebanyak minimal 10 lembar atau lebih, tergantung kebutuhan yang ada. Saat sudah selesai di foto copy, baru kamu bisa memberikannya kepada petugus agar bisa segera dilegalisir.

Demikian syarat dan cara membuat SKCK, semoga kamu yang baru mau membuat SKCK bisa terbantu dengan adanya artikel ini.

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>