Seni

Inilah Pengertian, Contoh dan Unsur Karya Seni Rupa 2 Dimensi

contoh seni rupa dua dimensi brainriau.com

Seni rupa 2 dimensi adalah sebuah karya seni yang mempunyai batas dua sisi, yakni sisi lebar dan panjang. Seni rupa 2 dimensi tidak punya ruang karena tidak mempunyai ketinggian atau ketebalan.

Contoh Seni Rupa 2 Dimensi

Contoh karya seni rupa 2 dimensi yang bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari adalah:

Lukisan

contoh seni rupa dua dimensi

brainriau.com

Lukisan adalah salah satu contoh dari karya seni rupa 2 dimensi yang dibuat pada sebuah permukaan seperti dinding, kertas atau kanvas. Peoses pembuatannya sendiri adalah dengan cara memoleskan cat dengan pisau pelet, kuas lukis atau dengan peratan lainnya pada permukaan media tersebut. Selain itu dalam membuat lukisan ini dibutuhkan imajinasi tingkat tinggi serta keterampilan khusus sehingga hasil lukisan bisa memuaskan banyak orang yang menikmatinya.

Seni Grafis

wisnujadmika.wordpress.com

Seni grafis merupakan bagian dari cabang seni rupa yang dalam pengerjaanya membutuhkan alat bantu. Fotografi merupakan salah satu contoh dari cabang seni ini, di mana untuk menghasilkan sebuah karya yang nantinya akan dinikmati banyak orang kita membutuhkan kamera sebagai alat bantunya.

Kaligrafi

Kaligrafi merupakan contoh dari kaligrafi yang juga merupakan bagian dari dua dimensi

qolbunhadi.com

Kaligrafi adalah suatu seni artistik tulisan tangan bahasa arab. Dalam pembuatannya kaligrafi merupakan salah satu bentuk utama ekspresi seni dalam konteks keagamaan dan juga berbagai budaya Islam. Salah satu contoh dari kaligrafi adalah kaligrafi kufi.

Teknik–teknik dalam Seni Rupa 2 Dimensi

Ternyata dalam pembuatannya, seni rupa 2 dimensi membutuhkan teknik-teknik khusus. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika ingin melahirkan sebuah karya seni yang banyak diminati orang, maka kita harus mempunyai keahlian khusus. Di bawah ini, beberapa teknik yang biasa digunakan dalam membuat seni rupa 2 dimensi.

1. Teknik Plakat

Teknik plakat biasa digunakan untuk melukis. Dalam penggunaan teknik ini biasanya sering digunakan alat bantu seperti cat minyak akrelik yang digoreskan dengan tebal, cat poster, sehingga bisa menghasilkan warna yang padat dan pekat.

2. Teknik Transparan

Biasanya teknik ini sering digunakan saat melukis atau menggambar dengan menggunakan cat air. Hanya saja mungkin sekedar digoreskan, jadi akan melahirkan tekstur yang transparan.

3. Teknik Kolase

Teknik kolase merupakan teknik melukis dengan cara memotong kertas yang selanjutnya ditempelkan pada sebuah objek tertentu sehingga menghasilkan sebuah lukisan. Biasanya hasil karya ini sering disebut dengan istilah mozaik.

4. Teknik 3M (Melipat, Menggunting, Merekatkan)

Teknik 3M adalah teknik manipulasi lembaran kertas yang disusun dengan sedemikian rupa sehingga bentuknya menjadi 2 dimensi.

Unsur-unsur Seni Rupa 2 Dimensi

Jika tadi kita sudah membahas tentang pengertian seni rupa 2 dimensi disertai contoh dan teknik-tekniknya. Sekarang mari kita membahas tentang apa saja unsur-unsur yang terdapat dalam seni rupa 2 dimensi. Untuk lebih lengkapnya, yuk mari kita simak penjelasannya berikut ini.

1. Titik atau Bintik

Titik atau bintik adalah unsur dasar seni rupa yang paling kecil. Semua wujud dan bentuk yang dihasilkan berasal dari bintik atau titik. Tetapi, titik atau bintik juga dapat menjadi pusat perhatian sendiri ketika berkumpul atau mempunyai warna yang berbeda dari yang lainnya.

2. Garis

Garis adalah goresan yang dibuat dengan maksud untuk menunjukkan suatu batas dari sebuah warna, ruang, tekstur, bidang dan yang lainnya. Garis mempunyai dimensi memanjang dan arah tertentu disertai berbagai macam sifat seperti pendek, panjang, tipis, tebal, horizontal, vertikal, lurus, melengkung, mirih, bergelombang dan masih banyak  yang lainnya. Kesan yang terlihat dari sebuah garis adalah dapat memberikan kesan gerak, ide, simbol serta kode-kode tertentu yang ingin disampaikan oleh penciptanya.

3. Bidang

Bidang merupakan salah satu unsur dari seni rupa yang tercipta dari berbagai garis. Bidang juga mempunyai dimensi lebar, panjang dan tinggi. Dengan kata lain, bentuk memiliki volume atau isi sedangkan bidang lebih bersifat pipih.

Dilihat dari bentuknya, bidang bisa dibagi menjadi beberapa macam yakni bidang geometris, bidang biomorfosis (organis), bidang bersudut dan bidang tidak beraturan. Bidang ini dapat tercipta jika ada dua ujung garis yang saling berpotongan atau bertemu, namun bisa juga karena sapuan gradasi warna yang dibatasi oleh kontur bidang 2 dimensi yang memiliki ukuran bidang seperti segitiga, segiempat, travesium, lingkaran, oval dan lain sebagainya.

4. Bentuk

Menurut bahasa bentuk mempunyai arti bentuk plastis (form) ataupun bangun (shape). Plastis merupakan gambaran dari bentuk benda yang telihat dan terasa, karena adanya unsur nilai (value) dari benda tersebut seperti lemari, kursi, meja dan lain-lain. Sedangkan bangun merupakan bentuk gambaran benda yang polos, seperti yang terlihat oleh mata yang hanya sekedar menyebut bentuknya yang lonjong, bulat, abstrak, kotak dan lain sebagainya. Jadi bisa disimpulkan, gambaran bentuk benda yang tak sekedar mempunyai bentuk saja, tetapi juga peranan dari benda itu sendiri.

5. Tekstur

Tekstur merupakan sifat permukaan suatu benda. Kesan yang diberikan juga berbeda-beda, ada yang halus, kasar, mengkilap, licin, kusam dan lain sebagainya. Kesan-kesan itu bisa dirasakan melalui penglihatan, rabaan dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tekstur terbagi menjadi dua. Yang pertama adalah tekstur maya dimana kesan yang dihasikan antara rabaan dan penglihatan tidak sama. Yang kedua adalah tekstur nyata, di mana sifat permukaan kesan yang sebenarnya antara penglihatan dan rabaan.

6. Warna

Teori warna yang berdasarkan pada cahaya dapat kita lihat dengan tujuh spektrum warna yang diterangkan dalam pelajaran fisika yang diambil berdasarkan warna pelangi. Dilihat dari teorinya, warna dapat kita pelajari dengan dua pendekatan, yakni melalui halus yang terdapat pada warna dan melalui pigmen warna (goethe).

Nah pada kali ini, kita akan menjelaskan lebih detail tentang pendekatan warna melalui teori pigmen.

a. Warna primer

Adalah warna pokol atau dasar yang tidak diperoleh dari percampuran warna lainnya. Contohnya adalah warna biru, kuning dan merah.

b. Warna sekunder

Adalah warna yang diperoleh dari percampuran antara dua warna atau lebih. Contohnya adalah warna hijau, oranye, ungu dan lain-lain.

c. Warna tersier

Warna tersier adalah warna yang diperoleh dari percampuran antara dua warna sekunder atau lebih.

d. Warna analogus

Warna analodus adalah rentetan warna yang posisinya bersebelahan dalam lingkaran warna. Seperti deretan warna hijau ke kuning, ungu ke merah dan lain sebagainya.

e. Warna komplementer

Warna komplementer adalah warna kontras yang posisinya berseberangan dalam lingkaran warna. Seperti warna kuning dengan ungu, merah dengan hijau dan lain sebagainya.

7. Gelap Terang

Dalam sebuah karya seni rupa 2 dimensi, warna gelap terang dapat berfungsi menjadi beberapa hal, diantaranya: memberikan kesan ruang atau kedalaman, memberikan kesan 3 dimensi serta membedakan sisi terang dan gelap suatu tempat atau benda yang digambar atau dilukis.

8. Ruang (kedalaman)

Ruang dalam sebuah karya seni 3 dimensi maksudnya adalah ruang dapat kita rasakan langsung seperti halnya kita berada dalam sebuah ruangan gedung, kelas, rumah dan lain sebagainya. Sedangkan, untuk karya seni rupa 2 dimensi, ruang lebih mengacu pada luas bidang gambar itu sendiri. Unsur ruang (kedalaman) yang ada dalam karya seni rupa 2 dimensi bersifat semu (maya) karena hanya diperoleh dari kesan yang disampaikan dengan penggambaran bentuk dan juga gradasi warna yang diberikan.

Tokoh Seni Rupa 2 Dimensi

Dari berbagai seniman yang sering membuat karya seni rupa 2 dimensi, ada 2 tokoh yang cukup terkenal karena keindahan karya-karyanya. Kedua tokoh itu adalah:

1. Vincent van Gogh

Vincent van Gogh (30 Maret 1853-29 Juli 1890) adalah seorang seniman lukis pasca-impresionis yang sangat terkenal. Dia berasal dari Belanda. Sering sekali lukisannya masuk ke rumah lelang dengan harga yang sangat tinggi.

2. Raden Saleh Sjarif Boestaman

Raden Saleh Sjarif Boestaman ini adalah seniman asli Indonesia yang lahir di Semarang pada tahun 1807 dan meninggal dunia di Bogor pada tahun 1880.

Demikian sedikit penjabaran tentang seni rupa 2 dimensi. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu tentang seni rupa 2 dimensi. Salam.

——

Mau tau info peluang usaha menarik? SIlahkan klik di sini.

 

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>