Jangan Ragu, Menikahlah di Usia 21 Hingga 25 Tahun, Ini 5 Keuntungannya

Sebagian orang memilih untuk menikah di usia muda, terlepas dari keinginan apakah masih ingin menjalani pendidikan, meniti karier atau memantapkan diri untuk mengurus keluarga. Perlu kamu ketahui, menikah di awal usia 20-an yakni antara usia 21 hingga 25 tahun bisa mendatangkan beberapa keuntungan. Apalagi bagi mereka yang ingin segera memiliki buah hati.

Nah, berikut ini merupakan beberapa keuntungan yang bisa kamu peroleh jika menikah di usia muda antara 21 hingga 25 tahun.

1. Mengeksplor Hidup Bersama-sama

seputarpranikahdanpernikahan.blogspot.com
seputarpranikahdanpernikahan.blogspot.com

Ketika memutuskan untuk menikah muda, kamu masih memiliki rasa semangat yang begitu menggebu dan tak mudah lelah meskipun banyak beraktivitas. Kamu dan pasangan dapat mengeksplor kehidupan bersama-sama. Merasakan pahit, manis, asam, asin dari segala problematika hidup yang dijalani. Selain itu, kamu juga dapat menjelajahi dunia berdua dan menikmati hidup bersama pasangan saat masih muda.

2. Lebih Semangat Mencari Nafkah

fiqhmenjawab.net
fiqhmenjawab.net

Ketika menikah, pria dituntut untuk bisa menafkahi istri dan keluarganya. Oleh karena itu, pria dengan sendirinya akan lebih bertanggungjawab dan semakin produktif setelah menikah. Terlebih lagi jika usianya masih muda, hal ini tentunya akan semakin membuat dia lebih bersemangat untuk mencari nafkah.

3. Memiliki Energi Lebih Banyak untuk Membesarkan Buah Hati

ibnujafar86.wordpress.com
ibnujafar86.wordpress.com

Pasangan muda biasanya masih memiliki energi lebih untuk membesarkan buah hati. Ketika sang buah hati beranjak besar pun, kamu masih berada di usia produktif yang tentunya dapat mengajarkan anak berbagai hal tentang kehidupan. Selisih usia yang tidak terlalu jauh dengan anak juga membuat orangtua bisa lebih dekat dan menjadikan hubungan tidak sekedar anak dan orang tua namun juga sebagai teman.

4. Kehidupan Pernikahan yang Lebih Dinamis

ummi-online.com
ummi-online.com

Berada di usia 21-25 tahun bisa dibilang merupakan masa peralihan dari kamu yang masih mempunyai jiwa kanak-kanak menjadi seseorang yang jauh lebih dewasa. Tentunya perubahan ini akan menjadi suatu hal yang menyenangkan untuk dijalani bersama dengan suami. Dengan emosi kamu dan pasangan yang masih dalam masa transisi, pastinya akan menjadi suatu hal pembelajaran yang seru untuk dijalani.

5. Organ Kewanitaan Sedang dalam Puncak Masa Produktifnya

ummi-online.com
ummi-online.com

Awal usia 20-an merupakan usia yang paling produktif bagi kaum wanita. Bukan hanya pada aktivitas sehari-hari saja. namun organ kewanitaan juga sudah berkembang secara sempurna. Tubuh muda yang masih sangat aktif akan sangat membantu kamu untuk merencanakan kehamilan

Itulah beberapa keuntungan menikah di usia muda. Jadi, tunggu apalagi untuk segera menyempurnakan agamamu? Semoga disegerakan yaa. 🙂

48 thoughts on “Jangan Ragu, Menikahlah di Usia 21 Hingga 25 Tahun, Ini 5 Keuntungannya

  1. Saya dan pasangan saya sebenarnya Insya Allah sudah siap menikah muda min. Baik dari segi mental, pekerjaan dan penghasilan jg Alhamdulillah sudah mencukupi, tp masih bingung bagaimana meyakinkan ortu kedua belah pihak. Ada sarankah min?hehehe

  2. untuk hamba Allah, sudah dicoba ngomong belum, kalau niat baik pasti ada jalan kok :)…daripada pacaran dosanyaa banyak, mending nikah dosanya jadi pahala 🙂

  3. AlhAmdulilah saya nikah usia 20th dan suami 21th,
    Skrg buah hati kAmi usia 2th,seruu n asikk jaDi mAma muda..percaya dan yakin kalau rejeki masing” orang tak akan pernah tertukar,jdi nikah muda n awalnya belum ada modal apa” pun alhamdulillah selalu dalam pertolongan Allah..Lebih asyikk memulai semua dAri Nol,susah dulu n insya Allah nanti akan hidup bahgia..

  4. Asslamualaikum
    Aku mau bertanya dong, aku kan pacaran baru berusia 6 bulan , tapi bokap saya menyuruhkan saya untuk cepat” nikah. Dan akhirnya cwo saya pun sudah ditegor oleh orng tua ku, tpi tanggapan cwo saya seperti itu, blm ada jawaban, karna cwo saya masih mempunyai tanggungan dan tulang punggung keluarga karna bapaknya sudah meninggal dunia, dng semenjak kejadian ditegor sama orng tua saya dia sikap dan sifatnya dingin sama aku? Aku binggung apa yg harus saya lakukan tehadpa sikap dia? Terimakasih

  5. Klo gue sih… udah usia 20 thn, pengen bangt nikah, jadi imam yang shaleh ^_^, tapi saya blom kerja min 🙁 , klo udh kerja tak langsung hajar mau nikah. Doain aja yah min skrng gue mau coba daftar polisi dulu, mudah mudah di situ rejekinya. ^_^
    Klo calon sih udh ada, semester 5an dia wisuda. 🙂

  6. Min saya juga ingin menikah muda. Tp saya baru saja “pacaran” dengan dia, dan saya tdk tahu apakah pasangan saya juga punya pemikiran yg sama atau tidak. bagaimana ya caranya saya menanyakan apakah dia ada niat untuk menikah dengan saya?

  7. Alhamdulillah sebentar lg saya menikah min.. minta doanya aja.. tmbh yakin dgn artikel ini.. terima kasih ya.. alhamdulillah usia saya msh 24tahun.. hehe

  8. dahulu saya menikah diusia 20th,,, dan istri saya 18th. Alhamdulillah sampai saat ini diusia pernikahan yang ke 20th saya sudah dikaruniai 3 orang anak yang paling gede klas 3 smu..
    Barakallah,,

  9. Sy umur 23 dan masih kuliah, pengen skali nikah muda diusia 24 paling telat 25 lah, dan sy pun insyaallah sudah merasa siap secara bathin. Namun yg jd masalahnya sy blm siap secara materil secara baru rintis usaha sambil kuliah.. memungkinkan tdk sy bisa nikah stahun duatahun lg?

  10. Assalamualaikum…
    Saya usia 22 tahun dan masih kuliah..sebenadrnya saya sudah pingin menikah..tidak masalah kuliah sudah nikah.tp yang mau diajak nikah belum siap secara materi.masih bingung nyari biaya tambahan buat modal nikah..solusinya gimana min????

  11. Alhamdulillah skg 25thn dan bbrp bln lg mnju 26 hahaa..bismillah minta doanya ya min insha Allah 3mggu lg sy sdh mnikah..smg dmudahkan sgla urusan dan sgera dberi momongan amin Ya Allah

  12. saya usia 23 tahun dan masih menempuh S2. Saya sudah memiliki pilihan hati. pilihan hati saya sudah lulus S2 dan sudah bekerja. saya niat mau menikah, tapi kuliah saya belum selesai. boleh saja sebenarnya tdk harus menunggu selesai kuliah. tapi, saya berpikir bahwa selesainya S2 saya bisa lebih memudahkan perencanaan bahkan lebih matang, menguntungkan calon suami saya dan menguntungkan keluarga.

Leave a Comment