Kesehatan

7 Makanan Pengganti Nasi Saat Kamu Sedang Diet

female.kompas.com

Mungkin sebagian dari kita pernah berpikir, apa sih makanan pengganti nasi jika kita sedang diet? Takutnya yang ada malah makin gemuk jika salah memilih makanan, hingga program diet kitapun salah dan sia-sia. Sebelum hal itu terjadi, ada baiknya sobat mengetahui makanan-makanan apa saja yang bisa menjadi pengganti nasi ketika sedang diet. Sehingga kita bisa menyadari bahwa yang kita lakukan itu adalah diet sehat.

Indeks glikemik atau Glycemic Index (GI) merupakan suatu ukuran kecepatan makanan yang diserap menjadi gula darah. Jika suatu makanan GI nya tinggi, maka akan semakin besar pula dampaknya terhadap kenaikan gula darah dan dapat menyebabkan obesitas. Banyak sekali makanan pengganti nasi saat kamu sedang diet. Mulai dari jagung, kentang, pasta, dan masih banyak yang lainnya. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini.

1. Jagung

Jagung mempunyai rasa manis karena memiliki fruktosa, yaitu sejenis gula yang alami terdapat dalam buah , aman dikonsumsi oleh yang menderita penyakit diabetes sekalipun. Fruktosa biasanya terbuang bersama urin sehingga tidak terserap dan tercerna oleh tubuh. Kadar GI dalam jagung juga dikategorikan rendah karena berkisar 55-60.  Selain itu pigmen warna jagung ternyata memiliki khasiat sebagai pelindung paru-paru serta untuk kesehatan mata. Jagung dikenal kaya akan kalori, juga kaya akan antioksidan, mineral, serat dan sumber vitamin B.

2. Kentang

Memang kentang sering dikonsumsi untuk dijadikan bahan makanan, namun belum terlalu banyak difungsikan sebagai makanan pengganti nasi. Kerika mengkonmsi kentang harus dengan cara yang sehat karena memiliki kadar GI yang cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan nasi, makanan yang satu ini mempunyai serat yang lebih kecil serta memiliki banyak variasi nutrisi. Selain itu, kentang juga memiliki vitamin c yang cukup baik. Cara mengkonsumsi kentang yang paling pas menurut kesehatan dalah dengan memasukkannya dalam campuran sup.

3. Sukun

Mungkin masih belum banyak orang yang tau tanaman ini. Sukun merupakan tanaman yang termasuk dalam jenis buah-buahan dan bisa digunakan sebagai makanan pengganti nasi karena memiliki karbohidrat yang cukup tinggi.  Dibanding dengan kentang atau ubi jalar, sukun memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang lebih tinggi. Selain itu, sukun juga mengandung senyawa flavonoid yang sangat baik untuk kesehatan oginjal dan jantung. GI yang ada didalam Sukun cukup rendah, sehingga bisa mengendalikan kadar gula darah yang masih aman.

4. Pasta

Indek GI pasta hampir sama dengan buah pir, yakni hanya 4,1. Sayangnya, warga Indonesia belum terlalu familiar dengan makanan yang  ini. Pasta memiliki lemak yang rendah, mengandung tinggi asam folat, bahkan kandungan glukosanya lebih rendan dari roti. Ketika akan mengkonsumsinya sebagai makanan pengganti nasi, pilihlah saus yang sehat agar terjamin kehigienisannya.

5. Ubi Jalar

Karena memiliki kadar GI yang rendah yakni hanya sekitar 54, membuat karbohidrat yang terkandung dalam ubi jalar lebih lamban dalam meningkatkan gula darah. Kandungan ubi jalar dalam vitamin A dan vitamin C  cukup tinggi, bahkan vitamin C nya dapat memenuhi 61% kebutuhan harian tubuh. Selain itu, ubi jalar dapat mencegah sembelit serta memiliki serat yang tinggi sehingga mudah dicerna docok juga untuk kesehatan tubuh.

6. Singkong

Singkong dapat menurunkan kadar kolestrol dan trigliseda berkat kandungan seratnya yang tinggi. Selain itu, karbohidrat yang terdapat di dalam singkong sangat kompleks dengan nilai GI yang cukup rendah yakni di bawah 54. Dan ternyata, singkong pun menjadi salah satu makanan favorit di Sukabumi.

7. Talas

Makanan ini bisa menjadi pengganti nasi karena memiliki GI yang rendah sekitar 54 serta kaya akan nutrisi. Talas mempunyai karbohidrat yang sangat besar yakni 77,9%. Protein dalam talas juga sangat tinggi jika dibanding dengan ubi jalar dan singkong. Perlu kamu ketahui juga, kandungan serat dalam talas juga tinggi yakni sekitar 5,1 gram dan bisa memenuhi 20,1% kebutuhan serat sehari-hari. Dan ternyata, mengkonsumsi talas juga bermanfaat bisa mencegah resiko berbagai macam penyakit, seperti gangguan jantung serta tekanan darah tinggi.

 

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>