5 Alasan Kamu Tak Boleh Memendam Potensi Diri

“Hebat sekali kamu, bisa bikin bisnismu terkenal juga laris manis”

“Bukannya kamu juga sedang berbisnis?”

“Yah, da akumah apa atuh”

Banyak dari kita yang terkagum-kagum pada orang yang meraih prestasi gemilang, apapun bidangnya. Mulai dari pebisnis, pelukis, penulis dan masih banyak lagi. Sehingga seringkali kita mengecilkan diri dan menganggap orang lain itu lebih hebat, lebih dahsyat dari kita, padahal sebenarnya kitapun mampu seperti orang yang kita kagumi, orang yang kita idolakan, asal kita mengeluarkan segenap potensi diri kita.

Sayangnya, karena terlalu melihat kelebihan orang lain hingga kelebihan sendiripun kamu tak mengetahuinya, dan yang lebih parah jika kamu mempunyai Self Image yang buruk, rasa minder yang tinggi, sehingga selama ini bakat dan potensimu itu dibiarkan terpendam begitu saja dan akhirnya kamu memutuskan untu hanya menjadi penikmat karya-karya orang besar. Jadi penonton bukan pemain.

Sekarang, saatnya yang tepat untuk segera berubah dan melihatkan potensi dirimu yang luar biasa, Inilah 5 Alasan kenapa kamu Tak boleh memendam potensi dirimu:

1. Potensi diri sudah ada sejak dini

Banyak diantara kita yang terpesona melihat orang-orang sukses dengan prestasinya yang membanggakan. Seroang penulis yang mampu menciptakan puluhan buku best seller, seorang pengusaha yang mempunyai omset milyaran perbulan, ataupun seroang pelukis yang sudah menghasilkan ratusa lukisan fenomenal. Terkadang hal ini biasanya membuat kamu hanya berangan-angan ingin menjadi seperti mereka.

Padahal kamu juga mempunyai kesempatan untuk bisa seperti mereka, tinggal kamu mengelola Potensi dirimu. “Aku ga punya bakat“, pernah  mendengar kalimat seperti ini? Sebenarnya Potensi Diri itu sudah tertanam sejak awal pembentukan kita, percayalah tuhan tak mungkin menciptakan begitu saja kita didunia ini tanpa peranan yang jelas, nah untuk mencapai tujuan atau peranan yang jelas itu lalu diberilah potensi diri, hanya saja tugas kita adalah mencari potensi diri apa yang mampu membuat kita bisa melakukan peranan kita itu, melakukan suatu karya yang membuat kita menjadi orang besar.

Sejenak cobalah mengingat waktu kecilmu, cobalah ingat-ingat kegiatan apa yang paling kamu sukai atau gemari, bisa jadi itulah potensi terbesarmu, yang akan mengantarkan kamu menuju puncak kesuksesan.

Terkadang kita terlalu sering mengagumi, hingga kita lupa menjadi sosok pribadi yang bisa dikagumi
Temukan potensi diri, dan jadilah sosok pribadi yang dikagumi.

Potensi dir sejak dini
Potensi diri sudah ada sejak kita masih dini.

 

2. Saat ingin memanfaatkan potensi diri, ibarat permata dalam lautan, kamu butuh perjuangan untuk mendapatkan dan mengetahuinya.

Setiap orang mempunyai potensi diri, mungkin ada yang menjadi pengusaha, dokter, guru, penulis, dan masih banyak yang lainnya. Tetapi, tidak semua orang dapat mengetahui potensi diri yang paling dominan dalam dirinya. Hal ini terjadi karena kebanyakan orang tak mau tau dan mencari tau. Padahal, jika kamu berjuang lebih keras untuk mencari potensi diri yang paling dominan, kamu akan memperoleh manfaat yang luar biasa.

Potensi diri juga bisa diibaratkan sebuah permata didasar lautan, kamu perlu melakukan perjuangan yang luar biasa ketika akan mendapatkannya. Tapi yakinilah, ketika kamu bisa mengetahui dan mendapatkan permata itu, ada kepuasan tersendiri yang akan kamu dapat, dan tentunya permata itu sangat berkelas. Nah ketika kamu mendapatkan permata itu, kamu bisa lebih meningkatkan kualitas permata tersebut dengan mengasahnya atau mengukirnya lagi.

Sesuatu yang berharga, butuh perjuangan untuk mendapatkannya, begitupun dengan potensi diri.

Potensi diri bisa berkelas, bagai permata yang indah
Seperti mendapatkan permata didasar lautan, kamu perlu perjuangan untuk mengetahui potensi diri

3. Semua potensi diri pada awalnya sama, yang membedakan hasilnya ialah seberapa rajin kamu mengasahnya

Banyak disekitar kita yang tidak menunjukkan potensi dirinya karena kurang percaya diri, merasa potensi diri orang lain itu lebih keren darinya. Mungkin potensi dirimu bukan jadi seorang motivator atau seorang professor. Namun percayalah, semua potensi diri itu sama pentingnya.

Semua jenis potensi diri itu ibarat sebuah emas mentah yang mempunyai sifat yang sama, karena yang menjadikannya keren dan berharga ialah bagaimana kamu bisa mengukirnya hingga menjadikannya sangat indah. Bukan tidak mungkin, kamu yang mempunyai potensi diri menjadi seorang penulis, bisa menerbitkan buku-buku bestseller, hingga akhirnya kamu sering diundang ke berbagai negara untuk acara bedah buku, talkshow dan sejenisnya.

Jika kamu ingin potensi dirimu bernilai tinggi, maka kamu harus rajin mengasahnya dengan sepenuh hati.

Potensi Diri pada awalnya sama
Seperti Emas Mentah, semua pada awalnya potensi diri itu sama, kamu tinggal mengolahnya.

4. Orang yang sudah mengetahui peranan hidupnya didunia ini, pastinya sudah menunjukkan potensi dirinya. Jadi, jika ingin mengetahui apa peranmu, tunjukkanlahlah potensimu sekarang juga.

Setiap orang diciptakan didunia ini oleh Tuhan pastilah mempunyai peranannya tersendiri, tak mungkin Tuhan begitu saja menciptakan manusia tanpa sebab. Untuk mengetahui apa peranmu didunia ini, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengetahui potensi dirimu, karena setiap orang pasti mempunyai peranan yang berbeda, maka pastilah potensi dirinya pun berbeda, tak mungkin sama.

Mungkin kamu masih malu menunjukkan potensi dirimu menumpahkan segala apa yang kamu pikir dan rasa dalam sebuah tulisan, mungkin juga kamu tidak berani menunjukkan bahwa kamu mempunyai suara yang bagus untuk diperdengarkan kepada dunia. Tapi percayalah, sikapmu itulah yang akan menahan potensi dirimu untuk bisa berkembang.

Jadi mulai saat ini, cobalah untuk selalu menunjukkan potensi dirimu kepada orang lain, tak perlu malu tak perlu minder, karena bisa jadi tulisan-tulisan yang kamu buat itu bisa mencerahkan orang lain, atau bisa jadi suara indahmu itu bisa menghibur orang yang mendengarkannya. Siapa tahu poteitnsi dirimu banyak bisa membantu orang lain, dan juga bisa memaksimalkan perananmu didunia ini.

Ketahui dan tunjukkanlah potensi dirimu, maka saat itu juga kamu akan mengetahui peranmu.

Tunjukkanlah Potensi Dirimu
Raditya Dika yang sudah mengetahui Potensi dirinya sebagai penulis dan pengusaha kreatif.

5. Saat sudah mengetahui dan menunjukkan potensi diri, asah dan fokuslah pada potensi terbesarmu itu hingga kamu menjadi yang terbaik dibidangnya.

Siapa yang tak kenal dengan Valentino Rossi, Tiger Wods, ataupun Michael Jordan? Dunia mengenal mereka sebagai seorang pembalap, Pemain Golf, dan seorang Pebaske yang handal dan terbaik dibidangnya. Lantas, apakah dunia mengenal mereka begitu saja secar tiba-tiba? Tentu saja tidak. Mereka bisa dikenal oleh dunia karena mereka mengasah dan fokus pada potensi terbaiknya, hingga mereka menjadi  ahli dan yang terbaik dibidangnya.

Potensi Diri itu bisa jadi perananmu
Valentino Rossi sukses dengan menjadi seorang pembalap.

Nah sekarang giliran kamu untuk mengasah potensimu itu, fokuslah pada potensi terbesarmu itu, karena bukan tidak mungkin, suatu saat kelak kamu akan dikenal banyak orang  sebagai seorang yang ahli dan terbaik dibidangnya.

Setiap orang terlahir dengan potensi dirinya masing-masing. Jika kamu ingin hidupmu berarti dan bermanfaat untuk dirimu sendiri dan orang lain, maka sudah seharusnya kamu mengembangkan potensi-potensi yang kamu miliki. Bukan justru memendamnya sendiri, karena hal itu justru membuatmu “mati”.

Jadi, Apa Potensi dirimu?

 

Leave a Comment